Roti Canai Semakin Populer di Gresik, Kudapan Negeri Jiran yang Bikin Nagih
Pelanggan saat mencicipi Roti Canai di Desa Ima'an, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia)

Roti Canai Semakin Populer di Gresik, Kudapan Negeri Jiran yang Bikin Nagih

Kuliner Malaysia kian mudah dijumpai di Gresik. Roti canai lembut berkuah kari kental dan teh tarik jadi favorit di Ima’an, Prupuh, hingga Kertosono. Rasanya cocok di lidah, harga ramah kantong mulai Rp5.000–Rp13.000.

TIMES Papua,Minggu 23 November 2025, 05:01 WIB
340K
A
Akmalul Azmi

GRESIKKuliner khas Negeri Jiran Malaysia kini semakin mudah dijumpai di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Hidangan roti canai dan teh tarik menjadi menu utama.

Salah satu kedai roti canai yang cukup terkenal berada di Desa Ima’an, Kecamatan Dukun. Di tempat ini, roti canai yang disajikan dikenal memiliki tekstur yang lembut dan serta kuah kari kental. 

Selain itu, kedai roti canai juga dapat dijumpai di Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, tepatnya di kedai Roti Canai Tirto Moyo.

Pilihan lainnya berada di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, yang juga menjadi tujuan favorit para pecinta kuliner khas Malaysia.

Salah satu pelanggan, Iis Zaiyinah mengaku sering menikmati sajian tersebut. Ia menyebut roti canai dan teh tarik menjadi pilihan tepat untuk dinikmati kapan saja.

“Rotinya enak, teksturnya lembut, apalagi dimakan saat masih hangat. Es teh tariknya juga enak,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).

Ia menambahkan, meski berasal dari Malaysia, rasa roti canai sangat cocok di lidah masyarakat Gresik. Tidak hanya lezat, harga hidangan ini juga ramah kantong.

Untuk seporsi roti canai, harga dibanderol mulai Rp6.000 hingga Rp13.000 tergantung topping dan isiannya. Sementara teh tarik dijual sekitar Rp6.000 untuk es, dan Rp5.000 untuk yang hangat.

"Harganya pun murah meriah," ujar Iis.

Sementara kebanyakan penjual roti canai di Gresik rata-rata mantan pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja dan merantau di Malaysia. 

Setelah kembali ke tanah air, mereka memilih membuka usaha kuliner dengan cita rasa yang mereka pelajari dari Negeri Jiran. 

"Sehingga rasanya otentik, yang paling favorit adalah toping telur, apalagi ketika dicocol sambali kare yang menggunggah selera," tutupnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Akmalul Azmi
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Papua, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.