Masuk Pedalaman Papua, Satgas TNI Layani Kesehatan dan Bantu Warga Sinak
Personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 621 Manuntung membagikan bantuan kepada warga Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (19/5/2026) (Foto: Humas Kodam XXII/TB for TIMES Indonesia)

Masuk Pedalaman Papua, Satgas TNI Layani Kesehatan dan Bantu Warga Sinak

‎Dipimpin Letda Inf Daniel Nababan, para personel Satgas menyapa warga satu per satu sebelum membagikan bantuan.

TIMES Papua,Rabu 20 Mei 2026, 20:05 WIB
471
M
Muhammad Zailani

PAPUAAnak-anak berlarian mendekati prajurit TNI yang baru tiba di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (19/5/2026).

Sebagian warga menunggu sambil membawa noken, lainnya duduk di halaman gereja sederhana di tengah dinginnya Pegunungan Tengah Papua.

‎Hari itu, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 621/Manuntung (Mtg) tak datang dengan wajah operasi militer. Mereka justru datang membawa pakaian layak pakai, Alkitab, hingga pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat kampung.

‎Dipimpin Letda Inf Daniel Nababan, para personel Satgas menyapa warga satu per satu sebelum membagikan bantuan.

Suasana yang awalnya kaku perlahan berubah hangat. Anak-anak tampak antusias, sementara para orang tua berkumpul menerima bantuan dan memeriksakan kesehatan mereka.

article

‎Bagi masyarakat di wilayah pegunungan yang akses kebutuhan dasarnya masih terbatas, bantuan seperti pakaian dan obat-obatan menjadi sesuatu yang sangat berarti. Apalagi pelayanan kesehatan tidak selalu mudah dijangkau warga Sinak.

‎Personel kesehatan Satgas Yonif 621/Mtg membuka pemeriksaan kesehatan lapangan mulai dari pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kondisi umum, hingga pengobatan ringan secara gratis.

‎“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa keberadaan TNI di sini bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu kesulitan warga,” kata Letda Inf Daniel Nababan.

‎Selain bantuan sosial, Satgas juga menyerahkan mushaf Alkitab kepada warga dan tokoh gereja setempat. Bantuan itu diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan spiritual masyarakat yang hidup di kawasan pedalaman Papua Tengah.

‎Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat pun mendapat sambutan hangat. Warga mengaku senang karena aparat tidak sekadar datang untuk bertugas, tetapi juga mau mendengar dan berinteraksi langsung dengan masyarakat kampung.

‎Dansatgas Yonif 621/Manuntung Letkol Inf Eko Arif Chrestianto mengatakan pendekatan humanis akan terus menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Satgas selama bertugas di Papua.

‎“Menjaga Papua bukan hanya soal keamanan wilayah. Yang lebih penting, bagaimana masyarakat merasa aman, diperhatikan dan tidak berjalan sendiri menghadapi keterbatasan,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Muhammad Zailani
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Papua, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.